Aksi Ratusan Atlet Muda di Kejurkab PBSI Kediri 2026, Bupati Incar Bibit Unggul Juara

Published by

on

Ajang Kejuaraan Kabupaten Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (Kejurkab PBSI) Kediri 2026 resmi digelar di GOR Bulutangkis Pemkab Kediri pada 19-24 Oktober. Aksi ini diikuti oleh berbagai kategori peserta, yang mencakup 352 anak dari kelompok usia prestasi, 13 pasang peserta dewasa, serta 46 pasang dari kelompok veteran.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menuturkan bahwa turnamen tingkat kabupaten ini tidak hanya sekadar tempat merebut prestasi lokal, tetapi juga menjadi batu loncatan untuk menembus kompetisi yang lebih tinggi.

“Tahun 2027 akan ada Porprov Jatim, targetnya atlet Kabupaten Kediri khususnya cabor bulutangkis bisa membawa pulang medali,” kata Mas Dhito dalam sambutan pembukaan yang dibacakan Ketua Pelaksana Kejurkab Kediri 2026 Putut Agung Subekti, Senin (19/10).

Maka dari itu, persiapan matang perlu digenjot sejak awal. Melalui pesannya, bupati mengimbau KONI serta Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBSI agar lebih memusatkan perhatian pada kelompok umur yang potensial dibina.

“Kenapa kita fokus pada kelompok umur, karena pembinaan yang tepat di usia yang tepat akan menghasilkan juara yang berkelanjutan. Dan saya ingin kabupaten Kediri ini nantinya bisa konsisten untuk mencetak juara,” ungkapnya.

Bupati juga berpesan kepada seluruh atlet yang berlaga supaya tampil maksimal. Selain menatap Porprov 2027, para juara dari ajang Kejurkab ini rencananya bakal diberangkatkan ke tingkat Kejurprov.

Di sisi lain, Antox Prapungka Jaya selaku Ketua Pengkab PBSI Kabupaten Kediri turut memberikan dorongan agar setiap atlet menampilkan aksi terbaik mereka. Guna melahirkan bibit unggul yang siap naik tingkat, pihak PBSI siap memberikan dukungan penuh kepada seluruh klub yang berdiri di Kabupaten Kediri.

“Kejurkab ini titik awal untuk menentukan karier berikutnya. Jaga kekompakan, terutama kepada refere dan panitia saya minta betul betul jujur. Sportivitas harus dijunjung,” ucapnya.