Kain tradisional Indonesia ternyata bisa tampil kekinian dan siap bersaing di dunia fashion internasional. Hal itu dibuktikan melalui ajang pameran dan peragaan busana Trendversity 2026 yang diselenggarakan oleh mahasiswa S-1 Pendidikan Tata Busana Universitas Negeri Malang (UM).
Puncak acara ini diselenggarakan di Graha Cakrawala UM, Malang, pada 10 Oktober 2026, dengan mengusung tema “Envision: Essence of Nusantara Visionary Innovation”. Tema tersebut menghadirkan semangat dalam meramu kekayaan wastra Nusantara menjadi busana modern yang tetap mempertahankan ciri khas budaya Tanah Air.
Total ada 76 mahasiswa yang memamerkan 228 rancangan busana, yang terbagi menjadi 76 signature design serta 152 ready-to-wear design. Berbagai karya ini membuktikan bahwa motif dan inspirasi lokal mampu diolah menjadi pakaian yang sesuai dengan tren masa kini.
Kian istimewa, Trendversity edisi kali ini turut menggandeng sembilan desainer asal Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia. Lewat kerja sama ini, terjadi ruang pertukaran gagasan serta kesempatan yang lebih luas untuk mengenalkan busana berbasis budaya Nusantara ke kancah internasional.
Tidak hanya sekadar pameran busana, ajang ini berfungsi sebagai sarana bagi para mahasiswa untuk mengasah daya cipta, keterampilan merancang, serta persiapan terjun ke industri mode. Berbagai rangkaian kegiatan pun telah berjalan sejak bulan November 2025 yang mencakup konferensi pers, roadshow, kompetisi, workshop, sampai talkshow.
Melalui perhelatan ini, budaya lokal menunjukkan bahwa tradisi bukanlah hal yang ketinggalan zaman. Berbekal inovasi yang pas, wastra Nusantara dapat terus maju dan sekaligus memberikan peluang bagi sektor industri fashion serta ekonomi kreatif Indonesia.
