Kediri – Dinas Pendidikan Pemerintah Kota Kediri bakal memberlakukan program English Day dan Dinten Jawi pada seluruh satuan pendidikan tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Lewat program ini, hari Rabu ditetapkan sebagai English Day alias hari berbahasa Inggris, sedangkan hari Kamis dijadwalkan menjadi Dinten Jawi atau hari berbahasa Jawa.
Mandung Sulaksono selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri menyatakan bahwa program tersebut dibuat untuk membiasakan penggunaan bahasa di lingkungan sekolah. Guna mempersiapkan pelaksanaannya, pihak Dinas Pendidikan mulai membagikan petunjuk teknis (juknis) beserta buku saku kepada para kepala sekolah serta guru penanggung jawab atau person in charge (PIC).
Sosialisasi bagi kepala sekolah dan guru PIC dari SD negeri maupun swasta telah digelar pada Kamis (15/10), sementara untuk tingkat SMP negeri serta swasta dijadwalkan pada Senin (19/10). Acara sosialisasi bertempat di Ruang Ki Hajar Dewantara dan dihadiri oleh 300 kepala sekolah serta guru PIC.
“Berbahasa itu tidak cukup hanya diajarkan di dalam kelas, tetapi juga harus dibiasakan. Melalui program ini, kami berharap seluruh warga sekolah dapat membiasakan diri menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Jawa masing-masing satu hari dalam seminggu,” jelas Mandung.
Ia menerangkan, English Day dihadirkan sebagai salah satu langkah mempersiapkan para siswa menghadapi era global. Apalagi, mulai tahun 2027 mendatang, bahasa Inggris direncanakan bakal menjadi mata pelajaran wajib di tingkat SD.
Di sisi lain, Dinten Jawi memiliki tujuan untuk menjaga sekaligus mengembangkan muatan lokal supaya generasi muda senantiasa mengenal bahasa serta budaya daerah mereka.
“Kami memilih bahasa Jawa agar anak-anak tidak kehilangan akar budaya yang diwariskan nenek moyang. Sementara bahasa Inggris kami dorong agar mereka siap menyambut globalisasi. Harapannya, anak-anak mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa melupakan identitas budayanya,” ungkapnya.
Guna mendukung jalannya program, Dinas Pendidikan sudah menyusun buku saku serta juknis lewat kerja sama bersama Musyawarah Guru Mata Praktik (MGMP) dan Kelompok Kerja Guru (KKG), yang melibatkan para guru bahasa Inggris serta bahasa Jawa di Kota Kediri. Buku saku tersebut nantinya bakal disalurkan ke sekolah-sekolah sebagai pedoman pelaksanaan.
Pihak Dinas Pendidikan juga memberikan keleluasaan bagi tiap sekolah untuk merancang cara sosialisasi secara kreatif. Para guru bisa membagikan informasi kepada seluruh warga sekolah melalui beragam media, contohnya poster, video, audio, atau bentuk komunikasi lainnya.
Tidak hanya itu, Dinas Pendidikan Kota Kediri juga bakal mengadakan bimbingan teknis (bimtek) bagi para guru guna menaikkan kemampuan berbahasa Inggris dan bahasa Jawa. Dengan begitu, para guru diharapkan bisa membimbing siswa sekaligus menjadi contoh dalam membiasakan pemakaian kedua bahasa tersebut.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program ini, Dinas Pendidikan turut menjanjikan penilaian bagi sekolah yang mampu menjalankan English Day serta Dinten Jawi secara kreatif dan inovatif. Upaya tersebut diharapkan bisa membuat program ini berkembang menjadi kebiasaan positif dalam keseharian warga sekolah, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Rencananya, program English Day dan Dinten Jawi akan diluncurkan langsung oleh Wali Kota Kediri pada akhir Oktober ini, bertepatan dengan momen Bulan Bahasa.
Dalam acara sosialisasi tersebut, pihak Dinas Pendidikan menghadirkan beberapa narasumber, yakni Mr. Tyo selaku Master Tutor English Massive; Heri Setiawan yang menjabat Kepala SMP Negeri 4 Kota Kediri sekaligus dalang; serta Munawar, Dwijo, dan Anang dari Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia (Permadani).
Melalui program ini, Pemerintah Kota Kediri menaruh harapan agar lingkungan sekolah bisa menjadi tempat pembiasaan berbahasa yang menyenangkan serta berkelanjutan. Para siswa diharapkan dapat menguasai bahasa Inggris demi menghadapi kemajuan global sekaligus tetap mencintai bahasa Jawa sebagai bagian dari identitas budaya lokal. (AB)
