Sinyal Muda

Terkoneksi terus-menerus dan anti Lelet

, ,

Ribuan Warga Kediri Gemuruhkan SLG Rayakan Kemenangan Timnas Indonesia Lewat Adu Penalti

Suasana meriah tampak di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri, saat ribuan orang berkumpul guna menonton bareng laga puncak FIFA ASEAN CUP 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand pada Senin (5/10) malam.

Acara Nobar Geden yang diinisiasi Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana tersebut berlangsung meriah sampai usai laga yang dimenangkan oleh Indonesia lewat drama adu penalti.

Duel antara Indonesia kontra Thailand berjalan ketat sejak menit pertama. Suara dukungan suporter di area SLG terus bergemuruh tatkala kedua kesebelasan saling melancarkan serangan demi mencetak gol.

Sampai paruh pertama usai, papan skor masih menunjukkan angka 0-0. Para penonton sempat merasa tegang mengingat skuad Garuda yang menguasai jalannya laga belum berhasil membobol gawang lawan.

Masuk paruh kedua, Tim Garuda akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-84 berkat eksekusi tendangan bebas Dean James. Si kulit bundar melesat kencang dan sempat mengenai pemain lawan sebelum masuk ke gawang Thailand.

Akan tetapi, keunggulan skuad Merah Putih tidak bertahan lama. Selang tiga menit kemudian, Thailand sukses menyamakan skor menjadi 1-1 sampai waktu normal habis dan laga harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu.

Ketegangan berlanjut pada extra time. Kedua kubu saling mencetak gol dan berjuang keras mengamankan kemenangan. Sampai peluit akhir dibunyikan, kedudukan tetap 2-2 sehingga juara harus ditentukan via adu penalti.

Pada babak adu penalti tersebut, Timnas Indonesia keluar sebagai pemenang dengan keunggulan 4-2. Hasil positif ini langsung disambut sorak gembira oleh ribuan warga yang memenuhi kawasan SLG demi mendukung perjuangan Tim Garuda.

Bupati Kediri yang biasa disapa Mas Dhito turut membagikan rasa bahagianya atas keberhasilan tersebut.

“Alhamdulillah, Timnas Garuda juara dan mampu mengangkat piala FiFA ASEAN CUP 2026,” kata Mas Dhito.

Mas Dhito menyatakan sempat merasa tegang mengikuti jalannya laga yang berjalan sengit serta diwarnai aksi saling balas gol. Dirinya turut mengucapkan terima kasih kepada warga Kabupaten Kediri atas doa dan dukungan yang diberikan bagi Timnas Indonesia.

“Semula sempat deg-degan karena saling balas gol. Alhamdulillah, dengan perjuangan keras serta dukungan dan doa seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Kabupaten Kediri, penantian yang ditunggu-tunggu akhirnya terwujud. Timnas Indonesia juara Juara FiFA ASEAN CUP 2026,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Navigasi

Tentang

Writing on the Wall is a newsletter for freelance writers seeking inspiration, advice, and support on their creative journey.

Apakah ini situs baru Anda? Masuk untuk mengaktifkan fitur admin dan mengabaikan pesan ini
Login