Sinyal Muda

Terkoneksi terus-menerus dan anti Lelet

Aksi Warga Jemur Tembakau di Jalanan Mandalika Bikin Heboh Jelang MotoGP

Ruas jalan di kawasan KEK Mandalika, Lombok Tengah, mendadak viral di media sosial lantaran dimanfaatkan warga untuk mengeringkan daun tembakau. Berdasarkan rekaman yang dibagikan oleh akun Facebook @Marrdyy, tampak hamparan tembakau menutupi kedua sisi jalan beton sepanjang kurang lebih 1 kilometer. Kondisi ini membuat para pengendara motor maupun mobil harus mengambil jalur pinggir serta ekstra waspada supaya tidak melindas jemuran tersebut.

Postingan video itu telah disaksikan melampaui 61 ribu kali, disebarkan oleh ratusan akun, serta menuai beragam respons dari netizen. Peristiwa ini berlangsung persis menjelang perhelatan akbar MotoGP Mandalika 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Operasional InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) Troy Reza Warokka memberikan tanggapannya. Pihaknya meminta masyarakat supaya tidak sembarangan menutup akses jalan demi keperluan pribadi. “Terkait penjemuran tembakau di wilayah kawasan, kami terus memberikan imbauan dan juga langkah penertiban agar area kawasan tetap bersih,” ujarnya.

Selain itu, ITDC mengklaim telah aktif melakukan sosialisasi melalui para tokoh masyarakat setempat serta berencana memperketat pengawasan di seluruh area demi menjaga kenyamanan serta keselamatan bersama. Di sisi lain, persiapan ajang MotoGP terus digeber, sementara aktivitas sehari-hari warga lokal tetap berjalan.

Diharapkan ke depannya situasi bisa lebih tertib, sehingga kawasan wisata tetap tertata rapi dan masyarakat pun bisa terus beraktivitas.

Sumber: detikTravel | Saat Jalanan Mandalika Viral, Jadi Tempat Jemur Tembakau Warga Jelang MotoGP | Edi Suryansyah | 24 September 2026 | Ilustrasi AI

Tinggalkan Balasan

Navigasi

Tentang

Writing on the Wall is a newsletter for freelance writers seeking inspiration, advice, and support on their creative journey.

Apakah ini situs baru Anda? Masuk untuk mengaktifkan fitur admin dan mengabaikan pesan ini
Login