π¨ Ada kabar terbaru terkait pencarian rombongan jurnalis yang hilang di kawasan perairan Selat Sunda. Selepas berjalan selama 10 hari, misi pencarian lima wartawan serta tiga kru speedboat di sekitar Gunung Anak Krakatau akhirnya resmi ditutup.
Sebelumnya, rombongan tersebut dikabarkan kehilangan kontak ketika sedang dalam perjalanan meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau. Mereka menumpangi kapal Arupadhatu I dan posisinya yang terakhir diketahui berada di wilayah perairan Selat Sunda.
Sepanjang masa operasi, tim SAR gabungan telah menyisir jalur laut, udara, sampai kawasan pesisir. Cakupan area pencarian pun sempat dilebarkan ke berbagai tempat guna mendeteksi keberadaan kapal beserta delapan orang di dalamnya. Akan tetapi, sampai operasi ditutup, tak ada satu pun petunjuk yang bisa memastikan nasib mereka.
Pernyataan mengenai dihentikannya operasi ini diungkapkan oleh Gubernur Banten usai pencarian dinilai sudah tidak lagi efektif. Walaupun operasi resmi rampung, pemantauan bakal tetap berjalan via beberapa unsur seperti VTS, TNI AL, Polairud, serta kapal-kapal yang melewati Selat Sunda. Apabila nantinya ada info atau temuan baru, operasi SAR terbuka untuk dibuka lagi.
Di sisi lain, pihak keluarga serta rekan sesama jurnalis terus menunggu kabar terkait keberadaan mereka.
Sumber: detikSumut | Pencarian Jurnalis Hilang Liput Gunung Anak Krakatau Dihentikan | Tim 20detik | 18 September 2026 | *Gambar ilustrasi dihasilkan oleh AI
Tinggalkan Balasan